WASPADA,PORNOGRAFI MENGINTAI ANAK Leave a comment

Gambar terkait

 

WASPADA,PORNOGRAFI MENGINTAI ANAK

Salah satu bahaya internet yang patut diwaspadai oleh orang tua adalah bahaya pornografi. Dengan kemudahan akses ke dunia virtual lewat gadget, bahaya pornografi mengintai setiap waktu. Kelengahan orang tua dalam mengawasi aktivitas anak bisa menyebabkan anak menjadi korban paparan konten pornografi yang akibatnya bisa sangat berbahaya. Orang tua perlu memiliki kewaspadaan yang tinggi, karena saat ini ancaman pornografi dikemas sedemikian rapi. Tidak jarang, alamat website yang terlihat aman ternyata berisi konten pornografi.

Ancaman bahaya pornografi ini harus diwaspadai terutama pada anak usia remajam yang merupakan peralihan dari masa anak-anak yang damai ke dunia yang penuh dengan kegelisahan dan tantangan. Sifat khas remaja seperti emosional, mudah gelisah, suka bereksprimen dan berimajinasi, serta suka memberontak membuatnya rentan terhadap bahaya pornografi. Ditambah lagi, remaja juga tengah mengalami perubahan fisik dan peningkatan hormon.  Paparan konten pornografi pada anak dapat menyebabkan kerusakan otak dan hormon. Kerusakan otak terutama terjadi pada bagian depan yang merupakan pusat pengambilan keputusan.

Kerusakan yang terjadi serupa dengan yang diakibatkan benturan fisik yang hebat atau kecanduan narkotika. Sedangkan hormon yang rusak akibat pornografi adalah dopamine (memberikan rasa bahagia), neuropiniphrin (memicu orang untuk selalu mencari kepuasan), serotonin (memberikan rasa tenang), dan oksitosin (menumbuhkan cinta dan kasih sayang). Keempat hormon tersebut sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh, namun menjadi rusak karena bekerja secara berlebihan dan terus-menerus. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh orang tua untuk menghindari bahaya pornografi? Ini dia:Mengawasi penggunaan internet dan gadget secara ketat, misalnya membatasi penggunaan handphone, memasang password, dan menempatkan laptop di ruang bersama, bukan di kamar pribadi anak. Menjalin komunikasi yang intens dengan anak agar anak senantiasa terbuka untuk menceritakan semua kegelisahan yang dialaminya.Menjelaskan bahaya pornografi kepada anak dengan bahasa yang sesuai dan mudah dipahami.Meluangkan banyak waktu untuk anak agar anak tak merasa kesepian dan merasa dihargai.Mendoakan anak agar senantiasa dilindungi oleh Tuhan dari hal-hal negatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *